Tags

, ,

“Gotong royong adalah pembantingan tulang bersama, pemerasan keringat bersama, perjuangan bantu-membantu bersama. Amal semua buat kepentingan semua, keringat semua buat kebahagiaan semua”. (Soekarno, 01 Juni 1945)
Kalimat yang disampaikan oleh bung Karno 71 Tahun silam selain menjadi salah satu pengertian makna gotong royong juga sebuah pesan kepada bangsa Indonesia untuk tetap menjaga salah satu ciri bangsa Indonesia yaitu sifat gotong royong.

Gotong royong adalah karakter bangsa kita yang harus dijaga dengan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari seperti kerja bakti membersihkan lingkungan, membangun sarana dan prasarana publik bahkan membantu keperluan seseorang yang membutuhkan bantuan, sifat demikian memang sudah melekat dalam diri bangsa kita terutama di pedesaan. Sifat Gotong royong didalamnya mengandung kebaikan seperti empati/kepedulian terhadap sesama serta terciptanya kerukunan suatu lingkungan. Indah terasa ketika melihat seseorang atau komunitas yang mengulurkan tangan ketika suatu daerah tertimpa musibah seperti bencana alam misalnya.

Indahnya gotong royong yang kita miliki kini mulai terkikis oleh sifat-sifat individualistis, keramahan dan kepedulian antar sesama di suatu lingkungan mulai berkurang, gesekan-gesekan fisik dan ideologi yang sering terjadi. Kini telah jarang warga melakukan gotong royong untuk membangun atau memperbaiki sesuatu. Sifat Gotong royong tidak terbatas pada aktivitas fisik akan tetapi ide atau gagasanpun termasuk di dalamnya seperti memberikan jalan keluar dengan suatu pendapat ataupun nasehat-nasehat sebagaimana ungkapan bijak Saling Asah, Saling Asih, Saling Asuh.

Karakter gotong royong yang kita miliki harus terus dipupuk dalam kehidupan sosial kita, sifat individualisme yang mulai menjangkit bangsa kita harus disingkirkan jauh-jauh karena jika tidak kita akan menjadi orang lain dan apabila ini terjadi maka bangsa kita akan kehilangan jati diri.

SALAM GOTONG ROYONG
@oji_fahrur

Oji Fahruroji

Advertisements