Tags

, , , ,

Oleh: Oji Fahruroji

Aku bercermin pada kaca jendela

Mengapa wajahku samar?

Bola mataku tertuju rumah halaman depan 

Ah ternyata, kaca jendela ku tembus pandang

Aku melihat wajahku pada kaca

Sampah berserakan dan tanaman tak karuan

Aku melihat bagian atas kepalaku pada kaca

Aku melihat pohon jambu gugur daunnya dikalahkan benalu yang mengganggu

Pada kaca jendela terlihat ayam betina dan beberapa anaknya merusak tanaman cabai ibuku

Namun sayang aku tak tau milik tetanggaku yang mana ayam-ayam itu karena sudah lama tak berkunjung pada tetangga

Mungkin aku yang salah

Bercermin pada kaca jendela

Bukannya wajahku yang nampak 

Tapi malah kaca jendela memberi pesan untuk menata halaman dan membangun kerukunan

Kaca jendela bak layar lebar

Disana aku lihat hilir mudik aktor-aktor asik berperan namun dalam cerita memilukan

Terlihat Si Buta dituntun si Tuli berjalan kaki mengikuti arah jalan pak Tua

Dikejauhan terlihat seorang Kakek memungut hidup melalui kemasan minuman

Namun langit luas masih biru kecerahan

Meskipun sering redup kelabu akan tetapi selalu tersimpan segala harapan

Selalu ada jalan dan kesempatan untuk kita meraih impian

Oji Fahruroji

Advertisements